Laman

Kamis, 15 Desember 2011


Rasmali mengharapkan camat dapat berembuk menentukan tapal batas


BAGANSIAPIAPI,KABARAWIROHIL-
Panitia khusus I DPRD Rokan Hilir melegislasi ranperda menjadi Perda khusus tentang pemekaran wilayah dengan batas-batas secara global. Demikian diungkap Rasmali,SH selaku sekretaris Pansus I DPRD Rohil ketika ditemui Andi Tim KABARAWIROHIL di ruang kerjanya di gedung wakil rakyat jalan Merdeka Bagansiapiapi, Selasa (13/12).

Dikatakan Rasmali pansus I membicarakan tentang tapal batas di Kecamatan  Bangko seperti kepenghuluan Baganpunak – kepenghuluan Meranti - kepenghuluan Bagan Punak Pesisir. Sedangkan  di Kecamatan  Sinaboi yakni di desa Ujung Sembur dan di  Kecamatan Pekaitan di Desa Kubu I, kepenghuluan Karya Mulyo Sari – kepenghuluan Rokan Baru Pesisir – kepenghuluan Teluk Bano I.

 "Dalam waktu dekat akan kita selesaikan perdanya. Diusahakan akhir tahun ini kelar,"tutur Rasmali,SH.

Disebut Rasmali  menuntaskan tapal batas secara administrasi didalam perda secara batas global karena Hal ini sewilayah Kabupaten Rokan Hilir. Harapannya tapal batas wilayah dituntaskan diantara camat masing-masing dengan secepatnya. Kepada camat yang desa wilayahnya dimekarkan diharapkan melakukan musyawarah tentang tapal batas mereka.

"Diharapkan camat masing-masing berembuk untuk menentukan tapal batas tersebut,"pungkas Rasmali,SH. (andi krc, TIM AWI Rohil)

Masalah lahan, Utusan masyarakat manggala 25 beserta Plh Datuk Penghulu datangi DPRD Rohil


BAGANSIAPIAPI,KABARAWIROHIL
Sepuluh orang masyarakat Manggala 25 kepenghuluan manggala sakti kecamatan tanah putih sedinginan beserta Plh datuk penghulu Mustaruddin mendatangi kantor wakil rakyat Rokan Hilir jalan Merdeka bagansiapiapi Rabu (14/12). Selanjutnya mereka diterima oleh dua orang anggota DPRD Rohil Dedi Humadi dan H.M.Bachid Madjid dari Komisi I. Dalam ruang komisi I DPRD Rohil di lantai II mereka meminta kepada anggota DPRD Rohil dapat menyelesaikan permasalahan mereka. 

Pada saat preamble pertemuan itu anggota DPRD Rohil meminta kepada jurubicara dari masyarakat untuk menceritakan permasalahannya. Salah satu masyarakat La Khaidir menjelaskan bahwa lahan mereka yang sudah ditanami sawit berumur berkisar setahun hingga dua tahun ditebang oleh sekelompok orang.

"Lahan ini sudah ditanam kemudian di concang oleh pihak lain. Kemudian kami melaporkan ke aparat desa yang di tujukan ke bupati. Selanjutnya dengan arahan kami mengadukan ke DPRD ini,"terang La Khaidir  salah satu masyarakat tersebut.

Diceritakan kronologisnya bahwa mereka menanam di lahan yang belum difungsikan. Dalam paparannya  menegaskan, setelah dilarang untuk ditanam namun dalam jangka waktu  beberapa tahun lahan dibiarkan  begitu saja dan tidak ditanami kemudian masyarakat berinisiatif menanam sawit pada lahan itu.  Namun dikatakannya, setelah ditanami sawit  dan telah berumur setahun hingga dua tahun kemudian di concang oleh sekelompok orang.

“Maunya kami lahan yang sudah ditanami sawit dibiarkan untuk masyarakat yang menanam kemudian lahan lain yang masih ada terbengkalai untuk kelompok tani,”pungkasnya.

Dikatakannya masyarakat yang menanam sawit sebanyak 131  KK dengan kurang lebih lahannya mencapai 262 hektar.

"Semua lahan dari 131 KK itu sudah ditanami sawit.  Ada yang berumur dua tahun, ada juga yang setahun,"sambungnya.

Disebut oleh masyarakat yang mendatangi DPRD Rohil itu bahwa dahulunya terbentuk kelompok tani  yang sudah ada sejak  tahun 1996 dengan membayar dua ratus ribu rupiah per KK per anggota namun hingga sekarang disebutnya, lahannya tidak ditanami. Disebutnya kelompok tani itu Ir Kudri Yuned sebagai sekretarisnya sedangkan ketua dan bendahara kelompok tani itu sudah meninggal. Kelompok tani itu tidak mengolah lahan yang ada kemudian oleh masyarakat di tanami sawit.

Sementara itu,  anggota DPRD Rohil H.M Bachid Madjid menegaskan akan  terjun kelapangan untuk melihat kondisi riil dan memecahkan permasalahannya.  Diharapkannya kepada masyarakat tidak melakukan tindakan anarkis dalam hal ini.

"Kami tetap menerima aspirasi masyarakat ini dan untuk selanjutnya melihat lokasi dan kondisi riil kemudian memanggil pihak yang bersiteru. Percayalah sebagai wakil rakyat kami akan menyelesaikannya sesuai dengan koridor yang berlaku,"pungkas H.M Bachid Madjid. (andi krc, Tim AWI Rohil)

Anggota DPRD Rohil jangan hanya bisa berkoar-koar, anggota DPRD harus pro aktif dan pro rakyat


Anggota DPRD Rohil jangan hanya bisa berkoar-koar, anggota DPRD harus pro aktif dan pro rakyat


BAGANSIAPIAPI,KABARAWIROHIL-Diharapkan selaku anggota DPRD Rohil yang merupakan wakil rakyat di pilih oleh rakyat daerah pemilihannya dapat selalu mengawasi para kontraktor yang tidak menyelesaikan pekerjaannya. Karena anggota DPRD sebagai legislative diharapkan pro aktif dalam pengawasan roda pembangunan daerah Kabupaten Rokan Hilir. Demikian di katakan ketua Askar Melayu Riau Rokan Hilir (Rohil), Abdul Rahmad Yanie ketika ditemui KABARROHILdi kediamannya jalan Bahagia Bagansiapiapi, Rabu (14/12).

"Oknum anggota DPRD Rokan Hilir  jangan ngomong doang. Kalau ternyata proyek pembangunan ada yang  tidak selesai maunya anggota DPRD membuat suatu tim pansus agar bisa menindak tegas oknum kontraktor yang tidak menyelesaikan proyek menggunakan dana APBD tersebut,"tutur Abdul Rahman Yanie.

Disebutnya sebagai anggota legislatif seharusnya bertindak cepat untuk mengawasi pelaksanan proyek pembangunan yang sedang berjalan.  Karena jika proyek pembangunan itu tidak dikerjakan dengan baik bahkan tidak dikerjakan sama sekali secara langsung bisa menghambat jalannya roda perkembangan pembangunan daerah Rokan Hilir. Dikatakannya sebagai anggota DPRD wajib tahu pembangunan di daerah pemilihannya. Selain itu, anggota DPRD juga harus memantau PNS yang bermain proyek . Disebutnya,  PNS selaku pelayan masyarakat harus bekerja lebih efektif. Ditambahkannya jika PNS bermain  proyek maka bekerja tidak bisa maksimal dalam melayani masyarakat.

"Jangan hanya berkoar-koar di depan meja saja ataupun di media massa sementara tidak terjun kelapangan. Anggota DPRD harus pro aktif dan pro rakyat,"cetusnya. (andi krc, Tim AWI Rohil)

Selasa, 13 Desember 2011

Masalah tapal batas wilayah Teluk Bano, Anggota DPRD Rohil Terjun Melihat Kondisi Riil di lapangan


Masalah tapal batas wilayah Teluk Bano, Anggota DPRD Rohil Terjun Melihat Kondisi Riil di lapangan


TELUK BANO, KABARAWIROHIL-Masyarakat Teluk bano I merasa tanah warisan mereka di caplok oleh masyarakat lain akhirnya mereka mengadukan kepada DPRD Rokan Hilir. Permasalahan ini hanya karena belum pastinya administrasi tapal batas wilayah kepenghuluan mereka.  Oleh sebab itu dilakukan peninjauan langsung ke lapangan ke blok A antara SK 5 dan SK 6. Anggota DPRD Rokan Hilir langsung ditugaskan untuk meninjau kondisi riil di lapangan, Sabtu (10/12) akhir pekan kemaren. Dalam peninjauan dilapangan anggota DPRD Rohil ini bersama penghulu Teluk bano I Norman, penghulu Karya Mulya Sari Mispan, penghulu Rokan Baru pesisir Julianto dan sejumlah masyarakat Teluk bano I.

Menjawab KABARAWIROHIL,Husein (80) salah satu warga Teluk Bano I menegaskan bahwa tanah yang ada makam nenek moyang mereka yang sekarang diduga termasuk ke wilayah Kepenghuluan Karya Mulya Sari diklemnya adalah milik masyarakat teluk bano I  . Hal ini ditegaskannya dengan menunjukkan bukti-bukti berupa foto disebutnya pada tahun 2002 lampau. Dijelaskannya kemudian pertanda lahan milik warisan masyarakat mereka dengan adanya makam Lobai Samingun yang masih ada terletak ditengah-tengah kebun sawit. Tanah diklem milik mereka tersebut sekira 3 juta meter persegi hal ini dijelaskannya dengan menunjukkan copy surat tanah tersebut.

Sementara itu salah satu perangkat desa kepenghuluan Rokan Baru membenarkan adanya makam tersebut. Makam tersebut disebutnya sudah dirawat oleh nya dengan memasangkan seng pelindung di seputaran satu makam  ditengah kebun sawit itu.

"Tahun 2005 memperbaiki kuburan itu. Kuburan itu memang ada,"Kaur Pemerintahan kepenghuluan Rokan baru Pesisir,Suyatno menerangkan.

Pada waktu yang sama, Penghulu Karya Mulya Sari Mispan menginginkan penentuan masyarakat transmigrasi berasal dari induk menjadi batas wilayah ditentukan.

"Kami ingin tapal batas wilayah ditentukan berdasarkan dari peta tata air transmigrasi dari KUPT terdahulu pak widodo,"ujarnya.

Sedangkan penghulu  Teluk Bano I, Norman menginginkan masalah batas ditentukan terlebih dahullu barulah masalah lahan dan tanah warisan. Karena Dia menyebut dulunya wilayah tersebut merupakan wilayah Teluk Bano I.

“Waktu itu saya belum menjabat penghulu lagi,"ujar penghulu Norman sambil memperlihatkan peta wilayah pemetaan transmigrasi berikut nomor pasel lahan itu kepada KABARAWIROHIL.

Sedangkan penghulu Rokan Baru Pesisir, Julianto menyerahkan permasalahan ini  kembali kekepenghuluan  induk. Dikatakannya batas wilayah tersebut mengacu kepada kepenghuluan Rokan Baru karena Rokan Baru Pesisir merupakan pemekaran dari kepenghuluan Rokan Baru.

Anggota DPRD Rokan Hilir, Rasmali,SH setelah meninjau langsung kelapangan melihat kondisi tersebut mengatakan kepada KABARAWIROHIL bahwa permasalahan tapal batas ini akan memanggil semua pihak yang bersangkutan. Karena menurutnya saling mengklem wilayah tersebut harus diselesaikan secara administrasi yang jelas sehingga tapal batas dengan pemetaan riil yang ada membuat tapal batas tersebut jelas dimengerti oleh masyarakat.

Rasmali menegaskan dalam waktu dekat akan memanggil ketiga penghulu itu juga pihak eksekutif yakni pemerintah daerah bidang tata wilayah untuk merumuskan batas wilayah dengan disaksi oleh widodo, KUPT terdahulu. Hal ini untuk menertibkan administrasi wilayah.

“Kita akan memanggil semua pihak untuk dapat diselesaikan secara administrasi pemetaan riil di lapangan tentang tapal batas wilayah tersebut,”pungkasnya.(andi Tim AWI Rohil)

Sidang paripurna DPRD Rohil, Tujuh Ranperda disahkan menjadi Perda


Sidang paripurna DPRD Rohil, Tujuh Ranperda disahkan menjadi Perda


BAGANSIAPIAPI,KABARAWIROHIL-Rapat/sidang paripurna penyampaian panitia khusus (Pansus) terhadap tujuh ranperda sekaligus mengambil keputusan menjadi perda diikuti oleh sebanyak 29 orang anggota legislative Rokan Hilir (aleg Rohil). Rapat/sidang paripurna tersebut telah memenuhi forum dari 40 jumlah aleg Rohil. Sidang dibuka langsung oleh ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan pada jam menunjukkan Pukul 15.00 wib dan disebutnya sidang ini terbuka untuk umum. Hadir saat itu wabup H.Suyatno, asisten pemkab Rohil, Plt Sekdakab Rohil, forum muspida plus dan sejumlah kepala dinas di lingkungan pemdakab Rohil. Sidang tersebut berlangsung di ruang siding utama gedung DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi, Senin (12/12).

Dikatakan oleh Nasrudin Hasan bahwa sebelumnya Bupati Rokan Hilir telah memberikan rancangan peraturan daerah (Ranperda) sebanyak 26 rancangan peraturan daerah. Disebutnya dan telah melalui proses pembahasan  sejak diserahkan ranperda tersebut dengan membentuk panitia khusus (Pansus) pembahasan.

Diterangkannya, sebelumnya diajukan 26 ranperda yang kemudian bertambah 10 ranperda lagi sehingga menjadi 36 ranperda. Dikatakannya dua ranperda diantaranya sudah disahkan kemudian pada bulan Juni telah selesai 21 ranperda. Sedangkan saat ini sebanyak 7 ranperda disampaikan laporannya oleh pansus.

“Pada hari ini pansus A dua ranperda dan pansus B lima ranperda,”tutur Nasrudin Hasan.

Dikatakan ketua DPRD Rohil ini bahwa  penyampaian laporan pansus A dijurubicarai oleh Hj Rosmanita dan penyampaian laporan pansus B dijurubicarai oleh Amansyah.

Dalam penyampaiannya juru bicara pansus A, Hj Rosmanita mengatakan hanya dua ranperda yakni ranperda retribusi pengendalian  menara telekomunikasi dan ranperda pemeriksa alat pemadam kebakaran yang dilaporkan setelah melalui tahapan pembahasan dalam sidang paripurna ini.  Sedangkan dua ranperda lagi, disebutnya masih memerlukan kajian.

Dijelaskannya,  dari 8 ranperda sudah empat ranperda disahkan menjadi perda. Selanjutnya  Dia mengatakan empat Ranperda yang belum dibahas yakni ranperda tentang retribusi pelayanan kesehatan, ranperda tentang  jasa perijinan lingkungan hidup, ranperda tentang retribusi pengendalian menara telekomunikasi, dan ranperda tentang retribusi pemeriksaan alat pemadam kebakaran. Kemudian itu, lanjutnya menegaskan dari keempat ranperda tersebut dua ranperda saat ini di laporkan setelah melalui pembahasan.

"Dua ranperda belum dilaporkan karena perlu kajian,"sebutnya.

Dijelaskannya ranperda pelayanan kesehatan belum dapat dirumuskan karena yang diajukan hanya retribusi di rumah sakit umum saja sedangkan puskesmas, klinik dan lainnya belum dicantumkan. Oleh sebab itu, disebut Hj Rosmanita pajak daerah dan retribusi daerah selain rumah sakit harus dirumuskan oleh pemerintah daerah Rokan Hilir yang kemudian perlu kajian-kajian kembali.

Diterangkannya, pansus berpendapat regulasi rumah sakit dipisahkan dengan regulasi puskesmas. Hal ini disebabkan pendapatan rumah sakit dipergunakan langsung untuk rumah sakit. Sementara puskesmas dan sejenisnya merupakan pendapatan pemda dan disetor ke daerah.

“Oleh sebab itu pada saat ini hanya dua ranperda yang dilaporkan setelah melalui pembahasan,”ujarnya.

Dikatakannaya raperda menara bersama retribusi tera ulang yang merupakan retribusi baru yang belum diatur dalam UU sebelumnya. Disebutnya titik fokus retribusi menara ini adanya pengendalian uang dengan aspek pengendalian lingkungan umum dengan penggunaan jasa sebagai pengendalian berdasarkan frekwensi yang dipergunakan serta potensi gangguan.

Sedangkan tentang ranperda pemeriksaan alat pemadam kebakaran adalah hal yang baru karena tidak ada pencabutan ranperda sebelumnya.

Dijelaskan oleh Hj Rosmanita bahwa pendapat dari lima fraksi di DPRD Rohil pada dasarnya sepakat ranperda  menjadi perda.  Namun dilanjutkannya dengan beberapa saran yakni fraksi golkar plus  mengharapkam pemda melakukan penyuluhan sebelumnya. Sedangkan fraksi PDI-P mengharapkan terhadap menara perlu dilakukan KIR dengan melihat aspek lingkungan, keselamatan dan tata ruang wilayah yang bermanfaat dan tertata rapi.

Sementara itu Fraksi Partai Demokrat mengharapkan agar meng-inventarisasi menara yang ada di Rohil. Sedangkan fraksi Kebangkitan Nasional Sejahtera (fraksi KNS) lebih menyorot SKPD dalam memungut rettrisbusi agar jangan terjadi tindakan penyelewengan. Fraksi Bintang Kebangsaan menyatakan perda baru sebaiknya dilakukan sosialisasi kepada objek retribusi. Dalam penyampaian laporan Pansius A diketuai oleh  M. Kazim dan Sekretaris Jufrizal.

Selanjutnya pansus B dijurubicarai oleh Amansyah mengatakan dalam laporannya, 5 ranperda yg dilaporkan saat sidang paripurna kali ini. Disebut amansyah bahwa pada tgl 28 juni lalu pansus B menyampaikan laporan hasil pembahasan dua ranperda dari delapan ranperda yang ditugaskan pembahasannya. Kedua hasil pembahasan ranperda yang telah dilaporkan tersebut yakni  Ranperda tentang retribusi ijin mendirikan bangunan dan  ranperda tentang penyidik PNS.

sementara enam ranperda yang belum dilaporkan hasil pembahasannya adalah, 1 ranperda tentang retribusi pelayanan tera/tera ulang, 2 ranperda tentang retribusi pemakaian kekayaan daerah, 3 ranperda tentang retribusi ijin usaha kepariwisataan, 4 ranperda tentang retribusi pelayanan kepelabuhan, 5 ranperda tentang retribusi rekreasi dan olahraga. Dan 6 ranperda tentang retribusi ijin usaha perikanan.

Lanjutnya mengatakan dari enam ranperda tersebut ada satu ranperda yang belum dibahas oleh pansus B. Dijelaskannya oleh karena  oleh UU nomor 28 /2009 pembentukannya menunggu peraturan perundangan tentang retribusi rekreasi dan olahraga.


Sedangkan pendapat lima fraksi di DPRD Rohil  menerima ranperda tersebut menjadi perda namun dengan saran. Fraksi  Golkar plus menegaskan harus ada keseimbangan dalam pelayanan. Fraksi PDI-P menegaskan untuk meningkatkan PAD perlu dengan upaya kerja keras. Sedangkan Fraksi Partai Demokrat menegaskan agar aset milik daerah  dipergunakan sepenuhnya untuk daerah. Fraksi kebangkitan nasional Sejahtera mengharapkan pemdakab setelah ranperda disahkan menjadi perda agar segera mengajukan UPTD Metereologi. Sedangkan fraksi Bintang kebangsaan mengharapkan segera disosialisasikan perda tersebut hingga kepelosok desa. Disebutnya pansus B diketuai oleh Amansyah dan sekretaris Darmalis.

Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan berterima kasih terhadap persetujuan 7 (tujuh) ranperda menjadi Perda. Sementara itu dalam sambutannya wabup H.Suyatno menyampaikan dalam sidang paripurna ini, Insya Allah dalam waktu dekat tentang pembentukan UPTD akan disampaikan ke Bupati Rohil, H.Annas Maamun. Diungkapkannya pemkab akan membenahi acuan ranperda yang membahas seluruh pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Perlu kita bahas tentang seluruh pelayanan kesehatan,"ujarnya.

Sedangkan untuk menara sebelumnya kurang diperhatikan terhadap aspek lingkungan, keamanan masyarakat tetapi dengan perda ini kita harus jeli lagi dalam aspek keamanan lingkungan. Dikatakan wabup H.Suyatno sangat bersyukur sudah mendapat persetujuan atau hasil final ranperda menjadi perda. Oleh sebab itu Ia mengucapkan terima kasih kepada legislative yang telah memberikan perhatiannya.   Akhirnya sidang ditutup jam 16.20 wib  oleh ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan.

“Akhirnya sidang ditutup,’pungkasnya. (andi Tim AWI Rohil)

Amansyah harap pemkab getol sosialisasikan perda ke masyarakat


Amansyah harap pemkab getol sosialisasikan perda ke masyarakat

BAGANSIAPIAPI,KABARAWIROHIL-Setelah ranperda disetujui menjadi peraturan daerah (Perda) maka diharapkan pemdakab Rohil getol untuk mensosialisasikannya di masyarakat. Karena peraturan daerah tentang retribusi tidak akan dimengerti oleh masyarakat jika tidak dijelaskan. Untuk itu mulai saat ini pemkab harus segera terjun ke masyarakat untuk mensosialisasikannya hingga ke pelosok desa di wilayah kabupaten Rokan Hilir. Demikian ditegaskan oleh Amansyah ketika ditemui KABARAWIROHIL di ruang kerjanya seusai mengikuti sidang paripurna di gedung wakil rakyat jalan Merdeka Bagansiapiapi, Senin (12/12).

“Jika perda ini tidak disosialisasikan ke masyarakat tidak ada gunanya oleh sebab itu sebelum ditetapkan ke lembaran daerah harus disosialisasikan terlebih dahulu,”ujarnya.

Dikatakan Amansyah Pemdakab perlu menuangkan isi perda ini ke khalayak umum dengan mensosialisasikannya kepada masyarakat. Begitu juga perda tentang tera ulang, disebutnya masyarakat selama ini belum mengerti timbangan yang pantas dan literan yang resmi. Selain itu diharapkannya juga kepada pemkab untuk segera membentuk UPTD dengan segera.

“Disosialisasikan saja masyarakat belum mengerti dan belum faham, apalagi jika tidak disosialisasikan,”tandasnya. (andi Tim AWI Rohil)

Diusulkan bak penampungan air pada anggaran tahun depan


Diusulkan bak penampungan air pada anggaran tahun depan


BAGANSIAPIAPI,KABARAWIROHIL-Kedepan bak penampung air diusulkan untuk memenuhi kebutuhan air di masyarakat. Selain untuk mengatasi kebutuhan air dalam penanggulangan kebakaran juga untuk kebutuhan air di masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh anggota DPRD Rohil, Rasmali,SH ketika ditemui KABARAWIROHILdi ruang kerjanya di gedung wakil rakyat Rokan Hilir (Rohil) jalan Merdeka Bagansiapiapi, Senin (12/12).

"Kedepan kita usulkan di setiap kelurahan di ibukota Kabupaten ada bak penampungan air,"ujar Rasmali,SH.

Dikatakan Rasmali bahwa bak penampungan air itu juga diusulkan untuk ditempatkan dilokasi Sinaboi, Panipahan dan Kubu. Hal itu karena daerah tersebut belum bisa terjangkau dengan cepat oleh mobil pemadam kebakaran.

Dia menegaskan bak penampungan air itu minimal berkapasitas 20 ton meter kubik air. Karena air itu selain bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitarnya juga sekaligus dapat dimanfaatkan untuk pemadam kebakaran. Disebutnya juga, dilokasi tersebut juga diusulkan sumur bor untuk memenuhi bak penampungan air.

"Tentunya bak penampungan itu dilengkapi dengan pompa airnya. Anggaran kedepan akan kita usulkan,"tandasnya. (andi Tim AWI Rohil)

Kamis, 08 Desember 2011

Suasana gembira membahana, malam keakraban pemkab Rohil dengan taruna


BAGANSIAPIAPI,KABAR AWI ROHIL-Malam keakraban antara pemerintah kabupaten Rokan Hilir dengan taruna latsitarda nusantara XXXII/2011 di gelar di gedung serbaguna jalan utama Bagansiapiapi, Rabu malam (7/12). Hadir saat itu wabup H.Suyatno, wakil ketua DPRD Rohil M.Ridwan, danyon Latsitarda AKBP Rifki, ketua pengadilan negeri Rohil, mewakili kejari Rohil Ristopo,SH, Kapolres Rohil AKBP Auliansyah Lubis,Sik,MH, para asisten, sejumlah kepala dinas, badan dan kantor dilingkungan pemdakab Rohil  dan para taruna latsitarda nusantara. Iringi lagu dan latunan suara para taruna membahana dimalamkeakraban itu. Bahkan wabup h.Suyatno, kapolres rohil dan danyon ikut menyumbangkan sebuah lagu kepada para Taruna latsitarda.
Kegiatan Latsitarda Nusantara ini merupakan kegiatan tahunan dari tiga angkatan dan polri. Pada tahun lalu maret di Kalimantan, sedangkan tahun ini di Riau tahun depan di NTB. Demiian dikatakan Danyon Latsitarda Nusantara XXXII AKBP Rifki pada saat acara malam keakraban antara pemdakab Rohil dengan taruna Latsitarda Nusantara yang di gelar di gedung serbaguna jalan Utama bagansiapiapi, Rabu malam (7/12).
“Tujuan kegiatan ini selain mempercepat pembangunan daerah juga sebagai upaya integrasi antara taruna,”tuturnya.
Dia juga menegaskan dalam kegiatan ini merupakan kemanunggalan TNI/ Polri dengan masyarakat. Dikatakan danyon latsitarda ini bahwa Peserta di Rohil sebanyak 340 antara lain diantaranya taruna, mahasiswa dan pembimbing.
Disebutnya, selama sebulan melakukan kegiatan di daerah Rokan Hilir tidak ada permasalahan yang menonjol di Rohil.  Hal ini dikatakannya cukup kondusif. Dijelaskannya bahwa mereka berada disini untuk melaksanakan kegiatan sasaran fisik dan non fisik.
“Pada saat sejak kami datang hingga tadi sore sebagian besar kegiatan sudah diselesaikan bahkan seratus persen.  Walaupun kendala medan, bahan dan cuaca namun bisa diselesaikan hingga sore tadi sesuai rencana,”ujarnya.
Sedangkan untuk kegiatan non fisik telah melaksanakan teknologi tepat guna bersama  ibu-ibu PKK kecamatan yakni kegiatan membuat abon ikan dan selai nenas. Selain itu dikatakannya juga dibarengi kegiatan promosi akademi kepada siswa agar ikut juga mengikuti kakak taruna yang sedang melakukan latsitarda ini.
“Juga melaksanakan penyuluhan masalah kantibmas, narkoba, hiv/aids, dan penyuluhan lainnya,”ujarnnya..
 Dikatakannya apa yang diberikan taruna kecil artinya dari harapan pejuang kemerdekaan. Namun demikian mudah-mudahan ada manfaatnya. Dirinya mengucapkan terimakasih kepada pihak yang membantu terutama pemerintah daerah. Kemudian atas nama peserta Danyon ini mengatakan sebagai manusia biasa mohon dimaafkan jika perbuatan baik disengaja maupun tidak disengaja.
“Kami mohon doa restu karena pada tanggal 9 kami ke Dumai dan tanggal 13 kami ke jawa ke kesatuannya masing-masing,”pungkasnya.
Sedangkan wabup H. Suyatno menegaskan  bahwa dirinya menyadari di daerah Rokan Hilir  terdapat kendala medan yang ditempuh yakni sinaboi. Namun itulah daerah yang sangat parah yang perlu untuk dibangun oleh pemerintah. Tetapi  dalam kondisi hal seperti ini tidak menyurutkan Taruna dalam program lasitarda.
“Alhamdulillah kegiatan fisik sudah ada yang selesai seratus persen. Selama ini banyak program kegiatan yang belum dibangun terutama didaerah masih terisolir yakni Sinaboi. Namun dengan adanya kegiatan lasitarda ini dapat mempercepat pembangunan daerah Rokan hilir,”tuturnya.
Dikatakan wabup dirinya mengucapkan banyak terima kasih atas kedatangan peserta lasitarda. Memang disebut wabup kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan tidak ada manusia yang tdk luput dari kesalahan. Dikatakan wabup dirinya juga mohon maaf atas pertemuan yang mungkin tidak disengaja karena ridak mengenal para peserta maupun pembimbing akibat bertemu tidak memakai seragam.
Wabup H.Suyatno juga menegaskan tidak tertutup kemungkinan taruna yang mengikuti Latsitarda ini sewaktu-waktu akan bertugas dan ditempatkan di Rohil.  Ataupun  mungkin di provinsi Riau. Wabup H.Suyatno mengucapkan selamat jalan kepada para Taruna Latsitarda Nusantara XXXII/2011 sehingga selamat sampai di campus tarunanya masing+masing.
“Kita doakan selamat sampai ditujuan dengan keadaan selamat dan sehat wal a fiat,”pungkasnya. (Andi Tim Awi Rohil)

Jumat 9 Desember Diresmikan Tugu Pertanda Kegiatan Latsitarda Nusantara XXXII/2011 Yontarlat Nusantara 4 di Rimba Melintang


BAGANSIAPIAPI,KABAR AWI ROHIL-Hari ini kita melakukan penutupan kegiatan Latsitarda Nusantara XXXII/2011 yontarlat Nusantara 4. Besok (jumat 9/12,red) meresmikan tugu pertanda kegiatan Latsitarda Nusantara XXXII/2011 yontarlat Nusantara 4 di daerah Rokan Hilir.  Tugu tersebut berada di  Rimba Melintang. Demikian dikatakan wabup H.Suyatno ketika ditemui TIM KABAR AWI ROHIL di halaman kantor bupati Rokan Hilir jalan Merdeka Bagansiapiapi, Kamis (8/12).
“Hari ini masyarakat  dipersembahkan atraksi Drum Band akademi TNI/Polri. Diharapkan dengan tampilnya Drum Band ini dapat memotivasi anak muda didaerah Rokan Hilir berkeinginan untuk masuk akademi TNI/Polri,”ujarnya.
Dikatakannya Drum Band para taruna akademi TNI/Polri adalah terbaik.  Mereka sudah terampil dan masih jauh tertinggal dari daerah Rohil. Untuk itu, disebutnya dengan penampilan ini juga dapat  sebagai pendorong  groub Drum Band Rohil sebagai motivasi perkembangan Drum Band mereka.
“Saya harapkan Drum Band yang ada di daerah Rohil bias tampil seperti itu,”tandasnya.

Sementara itu ditempat terpisah dikerumunan penonton kepada KABAR AWI ROHIL,  Alpi (15) siswa smp swasta di bagansiapiapi menegaskan berkeinginan untuk masuk ke akademi TNI/Polri setelah melihat penampilan Drum band dan taruna kirab kota tadi. Dia mengatakan setelah tamat SMA nanti dirinya ingin mendaftar di akademi TNI/Polri tersebut.
“Setamat SMA nanti saya ingin mendaftar di akademi TNI/Polri,”pungkasnya.  (andi AWI ROHIL)

KABAR AWI ROHIL


Jumat, 05 November 2010

SATLANTAS POLRES DAN POLSEK KABUPATEN ROKAN HILIR MELAKUKAN PENERTIBAN LIGHT ON UU 22 TAHUN 2009 BAGI KENDARAAN RODA DUA DAN RAZIA SIM , STNK DAN HELM

SATLANTAS POLRES DAN POLSEK KABUPATEN ROKAN HILIR MELAKUKAN PENERTIBAN LIGHT ON UU 22 TAHUN 2009       BAGI KENDARAAN RODA DUA DAN RAZIA SIM , STNK DAN HELM
 
Beberapa Waktu lalu Gabungan Anggota Satlantas Polres dan Polsek melakukan Razia yang melibatkan gabungan anggota dari Kanit Lantas Polres Rohil dengan Satlantas Polsek Kab.Rohil melakukan razia light on , Helm dan penertiban surat surat kendaraan di JL.Sentosa tepat didepan Dialer Kendaaran Roda dua, kamis (14/10) pukul 15 WIB. Dalam kesempatan tersebut, polisi dapat menjaring Kurang lebih 100 (seratus) Unit kendaraan pelanggar lalu-lintas yang didominasi pelanggaran light on , Helm , Sim dan penertiban surat surat kendaraan roda dua.maupun roda empat.
Pantauan Warta Polisi di lapangan, pelaksanaan razia dilakukan kurang lebih dari 2 jam. Setiap kendaraan yang melintas di jalan Sentosa dimana tepat persimpangan tiga dari arah Selatan dan Timur keBarat terpaksa dihentikan petugas untuk diperiksa surat-surat penting, light on, dan kelengkapan kendaraan lainnya.
Kemarin -red) memang diperintahkan untuk menindak setiap kendaraan roda dua yang tidak menyalakan lampu. Dasar penindakan adalah UU 22 tahun 2009. Kami berharaqp ke depan, masyarakat Kabupaten Rokan Hilir Umumnya dan Bagansiapiapi Tepatnya dimana Razia dilaksanakan dapat terbiasa dengan light on dan melengkapi segala surat surat kendaraan sebelum melakukan perjalana di masa mendatang,” jelas salah seorang petugas di sela-sela kegiatan razia berlangsung.
Namun meskipun razia rutin dilakukan beberapa kali dalam sepekan, tetap saja puluhan kendaraan terutama roda dua diamankan, karena tidak mematuhi aturan lalu lintas saat mengendarai sepeda motor, seperti tidak memakai helm dan tidak membawa SIM,STNK Sehingga tak heran saat dilakukan razia, pengendara yang tak membawa pelengkapan surat kendaraan, memilih jalan lain, sehingga jalan tikus yang biasanya sepi akan terlihat ramai dilalui kendaraan.
Kapolsek Kab.Rohil  mangatakan jajaran Polsek  terus melakukan razia rutin di wilayah kerjanya beberapa kali dalam sepekan. Ini untuk mengantisipasi kriminalitas seperti Curas, Curanmor dan Sajam. Razia rutin ini terus kita lakukan Dalam razia ini, kita memeriksa kendaraan yang melintas dan akan melakukan pengamanan bagi yang dicurigai. Disamping itu memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas saat mengendarai kendaraannya, jelas Satlantas, (Warta Polisi.Chandra)






FITRAWANTO ANAK Ka.BIRO WARTA POLISI KETUA KB.PPP KAB.ROHIL BERPRESTASI UNAS

UNAS Pelajaran Matematika merah nilai 100


Bagansiapi Rohil ( Warta Polisi )
Baru baru ini dalam rangka ulang tahun Perguruan Wahidin Bagansiapiapi yang 53 Thn dirayakan secara sederhana dilingkungan Yayasan Perguruan Wahidin Bagansiapiapi yang dimulai apel dihalaman sekolah wahidin.

Dalam acara apel ulangtahun Perguruan wahidin dihadiri oleh Dinas Pendidikan dan Pengajaran kabupaten Rokan hilir,mantan Guru,Alumni Pergeruan wahidin dari Jakarta serta para undangan lainnya serta wali murid

salah sau undangan tersebut tampak Sutrisno Ka.Biro Warta Polisi Kabupaten Rokan hilir yang juga ketua KB.PUTRA PUTRI POLRI ROKAN HILIR hadir mendampingi purtanya
ketika Wartawan Warta Polisi menayakan tentang keberhasial putranya Fitra wanto Tris sapaan akrapnya  mengatakan sebagai Orang tua kita meresa Bangga bercampr haru melihat putranya berprestasi merahi juara umum satu di SD.PERGURUAN WAHIDIN ,Pitrawanto sekarang melanjutkan keSLTP Perguruan Wahidin ditanya apa saja yg di peroleh sebagai pasilitas untuk pendidikan di Pergeruan Wahidin tris mengatakan  yang di peroleh merupakan penghargaan berupa Piagam penghargaan dari yayasan Perguruan Wahidin,Mendali Emas,Uang tunai serta Beasiswa selama satu tahun ajaran di tambahkan Nilai seratus  di mata palajaran Matematika pada UNAS lalu

Kita juga berterimakasih kepada yayasan Perguruan wahidin yang memberikan beasiswa kepada anak kita sehingga memotifasi untuk tahun tahun berikutnya, serta kami ucapkan juga terimakasih kepada kepala Sekolah majlis guru yang membimbing anak kita,kata tris mengahiri pembicaraan dengan wartawan Warta Polisi ( TR/Candra )

FITRAWANTO ANAK Ka.BIRO WARTA POLISI KETUA KB.PPP KAB.ROHIL BERPRESTASI UNAS UNAS Pelajaran Matematika merah nilai 100

Bagansiapi Rohil ( Warta Polisi )
Baru baru ini dalam rangka ulang tahun Perguruan Wahidin Bagansiapiapi yang 53 Thn dirayakan secara sederhana dilingkungan Yayasan Perguruan Wahidin Bagansiapiapi yang dimulai apel dihalaman sekolah wahidin.

Dalam acara apel ulangtahun Perguruan wahidin dihadiri oleh Dinas Pendidikan dan Pengajaran kabupaten Rokan hilir,mantan Guru,Alumni Pergeruan wahidin dari Jakarta serta para undangan lainnya serta wali murid

salah sau undangan tersebut tampak Sutrisno Ka.Biro Warta Polisi Kabupaten Rokan hilir yang juga ketua KB.PUTRA PUTRI POLRI ROKAN HILIR hadir mendampingi purtanya
ketika Wartawan Warta Polisi menayakan tentang keberhasial putranya Fitra wanto Tris sapaan akrapnya mengatakan sebagai Orang tua kita meresa Bangga bercampr haru melihat putranya berprestasi merahi juara umum satu di SD.PERGURUAN WAHIDIN ,Pitrawanto sekarang melanjutkan keSLTP Perguruan Wahidin ditanya apa saja yg di peroleh sebagai pasilitas untuk pendidikan di Pergeruan Wahidin tris mengatakan yang di peroleh merupakan penghargaan berupa Piagam penghargaan dari yayasan Perguruan Wahidin,Mendali Emas,Uang tunai serta Beasiswa selama satu tahun ajaran di tambahkan Nilai seratus di mata palajaran Matematika pada UNAS lalu

Kita juga berterimakasih kepada yayasan Perguruan wahidin yang memberikan beasiswa kepada anak kita sehingga memotifasi untuk tahun tahun berikutnya, serta kami ucapkan juga terimakasih kepada kepala Sekolah majlis guru yang membimbing anak kita,kata tris mengahiri pembicaraan dengan wartawan Warta Polisi ( TR/Candra )

Intruksi tidak diindahkan, Bupati Annas kesal

Intruksi tidak diindahkan, Bupati Annas kesal



BAGANSIAPIAPI,BR-Bupati Kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun mengharapkan agar kabel listrik yang melintang menyeberang jalan umum agar ditertibkan dengan meninggikan bentangan kabel tersebut, jika perlu kabel tersebut jika menyeberang jalan ditanam kedalam tanah sehingga kabel listrik tidak kelihatan menyuntai menyeberang jalan yang mengganggu keindahan kota juga dapat mengganggu mobil angkutan barang lewat. Padahal intruksi pembenahan ini sudah lama diberikan.



Demikian diungkapkan oleh orang nomor satu di Rohil tersebut dalam rapat persiapan MTQ di kuansing dan menghadapi HUT Kabupaten Rohil serta keberangkatan JCH dalam waktu dekat ini di bulan Oktober mendatang. Rapat tersebut digelar di lantai IV kantor Bupati Rohil jalan merdeka Bagansiapiapi, Senin (20/9) kemaren.



“Kabel listrik menyeberang jalan supaya ditertibkan sehingga tidak merusak pemandangan keindahan kota , lagipula jika lomba miniature maka kita sibuk dengan membawa galah untuk mendongkrak kabel melintang yang rendah menyeberang jalan,”tutur H.Annas Maamun.



Rapat yang dihadiri oleh kepala dinas, badan dan kantor dilingkungan Pemdakab Rohil itu mengintruksikan bagian atau instansi yang berkompenten agar segera mengindahkan intruksi yang diberikan. Ia juga menginginkan agar lampu-lampu disepanjang jalan batu enam dihidupkan pada setiap malam sehingga pendatang yang akan memasuki kota Bagansiapiapi melihat indahnya kota negeri seribu kubah ini.



“Juga dibatu enam lampu-lampu harus dihidupkan pada setiap malam,”tandasnya.



Hasil pantauan banyak kabel listrik mengaliri pelanggan listrik yang melintangi jalan umum yang rendah dan sangat mengganggu lalu lintas mobil angkutan barang lewat seperti di jalan bintang, jalan aman,jalan sumatera dan jalan perniagaan. Hal tersebut juga mengganggu keindahan kota negeri seribu kubah ini. (andi wrc)




Bagian Ekbang Programkan kabel bawah tanah, realisasi 2011 mendatang



BAGANSIAPIAPI,RIAU-Penempatan kabel-kabel yang mengganggu keindahan kota karena melintang jalan terutama sekali dikecamatan Bangko, rencananya akan dipindahkan dan ditanam dibawah tanah. Hal tersebut sedang diprogramkan untuk keindahan kota oleh bagian ekonomi pembangunan [ekbang] sekdakab Rohil dan direalisasikan pada tahun 2011 mendatang.



Demikian dikatakan kepala bagian ekonomi dan pembangunan Rahmatul Zamri ketika ditemui RIAU PESISIR di sela acara manasik haji digedung serbaguna jalan utama bagansiapiapi, beberapa waktu lalu.



Dijelaskannya penertiban sekaligus pemindahan kabel-kabel listrik yang dapat mengganggu keindahan kota tersebut tidak bisa dilakukan dengan cepat karena jika memakai dana pemeliharaan alokasi dana ekbang tidak mencukupi. Diperkirakan ratusan kabel yang harus ditertibkan disepanjang kota dan memerlukan dana ratusan juta.



"Pemindahan kabel tidak bisa dilakukan dengan dana pemeliharaan pasalnya dana tersebut sedikit sementara kabel-kabel yang akan ditertibkan jumlahnya tidak sedikit. Jika dipindahkan butuh program yang tepat karena upaya pemindahan tidak bisa dilakukan begitu saja, selain itu pekerjaan tersebut sangat berisiko. Kita sedang merencanakan program pemindahan kabel itu, tetapi yang namanya program tentunya membutuhkan waktu dan rencana yang matang serta tepat,"tuturnya.



Rahmatul mengatakan akan memprogramkan penanaman kabel dibawah tanah tersebut dengan program rencana yang matang agar betul bagus dan baik. Lanjutnya menambahkan kemungkinan akan direalisasikan pada tahun 2011 mendatang. Tahapan pertama akan dilakukan dikota Bagansiapiapi yang selanjutnya jika berjalan baik daerah lainpun menyusul.



"Program ini bertujuan untuk keindahan kota Bagansiapiapi dan seiring juga dengan kabel telepon sehingga sejalan,"sebut mantan kabag humas ini.



Untuk melakukan langkah sebagai tindakan awal Rahmatul mengatakan terlebih dahulu mendata kabel-kabel yang melintang dan mengganggu keindahan kota tersebut. Baik kabel listrik maupun kabel telepon tersebut disurvey kelapangan langsung sehingga dapat diperkirakan hambatan dan solusinya selanjutnya dilakukan perencanaan dan program tersebut.



"Yang pasti program dapat terlaksana dengan baik dan bagus tergantung anggaran yang dialokasikan,"tandasnya. (gun)

Annas Pertamakali serahkan berkas penjaringan ke Demokrat

Annas Pertamakali serahkan berkas penjaringan ke Demokrat

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-H.Annas Maamun bakal calon (Balon) bupati yang pertama sekali menyerahkan berkas pendaftaran kepada tim penjaringan balon bupati dan wabup partai demokrat. Bersamaan dengan itu H.Tatang Hartono juga menyerahkan berkas pendaftaran balon wabup.

Demikian dikatakan wakil ketua tim penjaringan balon bupati dan wabup partai demokrat Usman Jali kepada KABARROHIL ketika ditemui disela penyerahan berkas oleh Annas Maamun di kantor DPC Demokrat Rohil jalan Utama Bagansiapiapi,Sabtu (9/10).

Dikatakan Usman Jali bahwa partai demokrat telah membuka peluang pendaftaran balon bupati dan wabup yang akan diusung partai demokrat dalam pemilukada 2011 mendatang. Dikatakannya peluang tersebut terbuka bagi setiap warganegara Indonesia.

"Senin (11/10,red) batas akhir mengambil berkas pendaftaran dan lima hari setelah itu batas menyerahkan berkas pendaftarannya,"tutur Usman Jali.

Sedangkan H.Annas Maamun mengatakan bahwa dirinya mendatangi kantor DPC Demokrat Rohil untuk menyerahkan berkas sebagai persyaratan yang diminta oleh tim penjaringan balon bupati dan wabup partai Demokrat. Dikatakannya sebelumnya dirinya telah menyerahkan juga berkas pendaftaran balon bupati kepada DPC PAN Rohil dan DPC PKB Rohil yang merupakan koalisi partai demokrat dalam mengusung balon bupati pada pemilukada 2011 mendatang.

"Semua persyaratan sudah kita penuhi dan sudah kita serahkan semuanya,"tandasnya.

Tampak dalam penyerahan berkas tersebut H.Syafrudin atau biasa dipanggil haji Peli dan H.Tatang Hartono serta para penghantar balon bupati dan balon wabup tersebut.

Haji Heri Lamar Demokrat, serahkan berkas pendaftaran penjaringan

Haji Heri Lamar Demokrat, serahkan berkas pendaftaran penjaringan

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-H.Asril Ausar,SH,Msi dan H.Mustamam,Msi didampingi ketua tim Nurdiansyah, beberapa tokoh masyarakat dan sepuluh ketua PAC Partai Demokrat Rokan Hilir (Rohil) ikut menemani penyerahan berkas pendaftaran bakal calon (balon) Bupati dan wabup ke tim penjaringan partai democrat Rohil, Senin (11/10). Penyerahan berkas tersebut diterima langsung oleh wakil ketua Tim penjaringan balon bupati/wabup partai democrat, Usman Jali di kantor DPC Demokrat jalan utama Bagansiapiapi. Selanjutnya menyerahkan berkas juga di kantor PKB jalan kecamatan, juga kekantor PAN jalan kecamatan serta kekantor PPP jalan kecamatan Bagansiapiapi.

"Kita ikut seleksi penjaringan bakal calon Bupati di partai Democrat, PKB, PAN dan PPP,"kata H.Asri Auzar yang akrap dipanggil Haji Heri tersebut kepada KABARROHIL saat ditemui disela menyerahkan berkas pendaftaran di DPC Demokrat Rohil.

Ia mengatakan ikut tampil dalam penjaringan Balon Bupati karena merasa dirinya sebagai generasi muda yang mampu ikut serta dalam pesta demokrasi. "Hal ini adalah demokrasi. Saya sebagai Warga Negara Indonesia yang merasa mempunyai kemampuan untuk menjadi bakal calon bupati 2011-2016 yang bertujuan untuk meramaikan demokrasi di kabupaten Rokan Hilir,"katanya.

Dikatakannya dalam berdemokrasi dirinya sudah siap segalanya. Oleh sebab itu segala tim sudah dipersiapkannya untuk mensukseskan pesta demokrasi ini. Ia mengatakan tidak akan ada persoalan jika dilalui dengan fair dan demokratis, karena apabila dilalui dengan fair maka dirinya mempunyai peluang yang sama dengan bakal calon lainnya.

Ia menjelaskan bahwa untuk mendapatkan perahu tentunya dilakukannya sudah jauh hari sehingga ikut seleksi dalam penjaringan bakal calon bupati di partai Demokrat,PKB,PAN san PPP. Ia mengatakan sudah melakukan dialog politik agar dapat diterima sebagai bakal calon bupati. Apalagi PAC Demokrat Rohil telah ikut mendukung dirinya agar tampil pada penjaringan ini. Ia mengatakan PAC Demokrat Rohil mendukung dirinya karena dirinya dikenal merupakan wakil bendahara DPD Democrat di provinsi Riau.

"Yang penting kita tidak melakukan black campaign. Saya maju untuk tampil karena hasrat untuk membangun daerah kampung halaman sendiri agar sama-sama membangun Rohil walaupun kemajuan pembangunan daerah Rohil dalam sepuluh tahun belakangan ini sudah maju pesat, "katanya.

Sementara itu H.Mustamam,Msi yang ikut juga menyerahkan berkas balon wabup ke tim seleksi penjaringan Demokrat,PKB dan PPP mengatakan bahwa sebagai generasi muda dirinya merasa terpanggil untuk ikut membangun daerah Rokan Hilir agar lebih maju lagi. Oleh sebab itu dirinya membangun kekuatan antara birokrat sebagai balon wabup agar tampil bersama pihak swasta H.Asril Auzar sebagai balon bupati.

"Kita coba galang kekuatan birokrat dan swasta,"tandas H.Mustamam, Msi.

Kadis harus siap terjun kelapangan

1.Kadis harus siap terjun kelapangan



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Bupati Kabupaten Rokan Hilir mengajak para pejabat pemerintahan khususnya kepada dinas,badan dan kantor dilingkungan pemerintahan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) agar memantau dan meninjau langsung program yang dicanangkan dan dilakukan di seluruh daerah. Karena dengan terjun kelapangan maka dapat diketahui apa program yang diprogramkan APBD dapat terlaksana dengan baik atau tidak. Demikian dikatakan Bupati H.Annas Maamun ketika dijumpai KABARROHIL belum lama ini di jalan Bhakti Bagansiapiapi.

"Saya harap kepala dinas, badan dan kantor tidak hanya memantau program diatas meja,"kata orang nomor satu di Rohil ini kepada KABARROHIL.

Ia menginginkan kepala dinas terjun langsung kelapangan agar tidak terjadi kesalahan informasi, hal ini khususnya kepala Dinas Bina Marga, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Pendidikan, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pertanian dan Perternakan, Dinas Perkebunan, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Dinas Pasar serta beberapa kepala dinas lainnya.

Dikatakannya jika Kepala Dinas tersebut langsung meninjau program kelapangan maka Perkembangan Pembangunan Kabupaten Rokan Hilir akan semakin lebih pesat lagi. Annas melanjutkan, seperti yang diprogramkan saat ini jalan lintas pesisir dari Bagansiapiapi-Kubu-Penipahan-Tanjung Balai yang merupakan infrastruktur jalan untuk membuka daerah selama ini terisolir.

"Diharapkan tahun 2011 mendatang sudah dirasakan oleh masyarakat. Para kadis harus jeli melihat dengan mata terbuka apa yang harus dilakukan pada tiap kecamatan yang ada,"tandasnya.


2.Pembangunan Rohil terus meningkat



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Apa yang telah dilakukan selama ini oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir telah menunjukkan perkembangan sangat pesat didaerah Kabupaten Rohil. Hal ini dilihat dari bukti semangat pemerintah bersama masyarakatnya dalam memacu percepatan pembangunan dari segala ketertinggalannya. Tuntutan masyarakat yang semakin kritis seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan semangat daerah lebih maju lagi untuk lebih memikirkan pembangunan kedepan. Demikian dikatakan orang nomor satu di Rohil kepada KABARROHIL beberapa waktu lalu ketika ditemui di Bagansiapiapi.

Ia mengatakan bahwa dalam perspektif Rohil kedepan Pemkab dan masyarakat telah bertekad meletakkan tonggak sasaran pembangunan melalui visi dan misi untuk terwujudnya kabupaten Rokan Hilir yang maju, aman, damai, sejahtera dan bermarwah.

"Kita hendaknya optimis terhadap visi dan misi pembangunan kabupaten Rokan Hilir. Sebab jika komponen masyarakat kompak, bersatu serta mau bekerja keras untuk terjun kelapangan sesuai bidang dan profesi masing-masing maka saya yakin Rohil akan semakin lebih maju lagi,"kata Bupati Annas Maamun.

Setakat ini berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemkab Rohil untuk mengatasi kompleksitas permasalahan dalam mewujudkan visi dan misi antara lain pembangunan dan perbaikan perumahan layak huni dan resselement desa, pembangunan perkebunan rakyat, memberikan bantuan peralatan pertanian, penyuluhan pertanian, percetakan sawah baru, pelatihan keterampilan industri dan kewirausahaan juga memacu membangun infrastruktur untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan program pembangunan jalan dan jembatan untuk membuka akses daerah yang selama ini terisolir. Lanjutnya Annas mengatakan terutama sekali dalam meningkatkan Sumber daya manusia yang berpotensi dibidangnya.

"Ditetapkannya kabupaten Rokan Hilir sebagai lokasi kampus IPDN wilayah RIAU memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan SDM di Rohil. Pada Tahun ini kita boleh berbangga karena 9 putera Rohil lulus IPDN, tentunya kedepan diharapkan bisa lebih meningkat lagi,"kata Annas.


3.Sosialisasi pelatihan pemadaman kebakaran

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pelatihan pengendalian keamanan dan kenyamanan lingkungan (Pelatihan Pemadam Kebakaran) Kabupaten Rokan Hilir digelar di gedung serbaguna SMP Negeri 1 jalan Sumatera Bagansiapiapi, Kamis (14/10). Acara tersebut dibuka oleh kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (ka.Badkesbangpollinmas) Rohil Ahmad Kurnia. Sekira enam puluh peserta dari pelbagai unsur lapisan masyarakat menghadiri pelatihan tersebut.

Ka.Bakesbangpolinmas Ahmad Kurnia, Kabid pemadaman dan penanggulangan bencana Dinas pemadaman kebakaran Pekanbaru Drs Zul Azmi, H.Zisriady dan Gamal Abdul Naser,SH,Msi,MH hadir dalam acara tersebut. Panitia pelaksanaan Surya Darma.S.Sos dalam laporannya mengatakan bahwa peserta pelatihan terdiri dari unsur kecamatan dimana instruktur didatangkan dari Pekanbaru dan diluar Kecamatan Bangko dengan menggunakan dana APBD Rohil.

Sedangkan Ahmad Kurnia dalam sambutannya mengatakan bahwa pelatihan ini dilakukan agar masyarakat dapat mengetahui tata cara menggunakan dan menanggulangi musibah kebakaran yang kebanyakan rata-rata berasal dari api. Ia juga menjelaskan tentang banyaknya kritikan tentang penanggulangan kebakaran selama ini.

"Banyaknya protes akibat kebakaran yang belum dapat diatasi dengan sempurna,"ujar Ahmad Kurnia.

Dikatakannya pada umumnya kebakaran terutama diakibatkan oleh api puntung rokok dan cuaca yang menyengat mengakibatkan kebakaran lahan. Oleh sebab itu diadakan sosialisasi ini karena banyaknya kebakaran hutan dan lahan selama ini. "Apalagi kondisi udara yang saat ini cukup riskan terhadap api dan puntung rokok,"katanya.

Untuk itu dikatakan oleh Ka.Badkesbangpolinmas Rohil diharapkan kepada masyarakat dan peserta yang mengikuti sosialisasi ini agar dapat mengikutinya secara cermat dan serius. Untuk itu kesediaan mesin pompa kebakaran disetiap daerah sebagai antisipasi awal pencegahan pemadaman agar jangan sampai menjalar.

"Rohil daerahnya yang sangat luas dan tidak mudah dilalui oleh mobil oleh sebab itu kita akan memenuhi dengan mesin pemadaman sebagai antisipasi tersebut,"katanya.

Lanjutnya Ahmad Kurnia menjelaskan peran dari peserta mengikuti pelatihan ini dapat memberikan harapan agar masyarakat dapat memahami bila terjadinya bencana kebakaran. Setakat ini terdengar masih ada perbuatan seakan menolong sambil mengambil kesempatan, bahkan ada juga yang hanya sekedar menonton saja yang dapat menghambat alur jalan mobil kebakaran sehingga memperlambat mobil kebakaran sampai ketujuan. Oleh sebab itu kepada peserta dapat menyampaikan pengertian agar masyarakat dapat mengerti bila terjadi musibah kebakaran.

"Kalau bisa dalam sosialisasi ini dilakukan dengan peragaan sehingga dapat mengerti dengan jelas terutama cara memegang selang pemadam kebakaran sehingga tidak ada kecelakaan dalam menanggulangi musibah kebakaran,"kata Ahmad Kurnia.

Kabakesbangpolinmas Ahmad Kurnia mengatakan dalam sambutannya empat pakar pemadaman kebakaran pekanbaru kita hadirkan untuk memberikan pengalamannya tentang pemadaman kebakaran di kota negeri seribu kubah ini.